Entah bagaimana aku harus mengakhirinya. Setelah sekian lama aku menuliskan rangkaian cerita di atas lembaran buram hidupku dengan tinta yang sesekali harus kutimpa dengan tambalan-tambalan yang pastinya berbekas.Terlalu banyak coretan-coretan yang tak...
skip to main |
skip to sidebar
Baca Selengkapnya...
Baca Selengkapnya...
puisi cerpen
Senandung Rindu
Adik kecilku….
Celoteh ringan di bibirmu….
Sungging di senyummu....
Kembali membayang di pikiranku….
Rengek manja hingga tawa renyah itu bermain di pelupukku…
Kicaumu di telingaku menyeruak syahdu….
Nyanyianmu membelai rindu bergebu..
Gelisahku akan...
Kota Sakit*
Di sini, di kota ini kita masih bisa bernyanyi segala rupa
kita masih bisa berteriak serak memecah sunyi tak ber-apa
tak hingga membahana segala bunyi, tak serupa
melantang menantang segala siapa
Mendahaga kering kerongkongan
makian menyeruak nyanyian...