RamadhanMU
Rabbku…,
Aku bersyukur Kau masih mengizinkanku hadir di RamadhanMu…
kini aku berhasrat ada di dekapannya yang tak kusampaikan di waktu lalu..
Walau sejenak, ingin kunikmati setiap tetes embunMu di tengah dahagaku..
Dan kubalut tubuhku dengan harmoni cintaMu..
Hingga yakin kutemukan Ramadhanku..
Tapi, aku masih bertanya-tanya…
Mungkinkah Ramadhanku bisa mengartikan cintaku..?
Saat di lain waktu aku tak dapat meluangkan rasa cintaku…
Saat di lain tampat aku hanya berceloteh ria dengan nyanyianku..
Memaki, mencaci.., hingga terlontak keangkuhan dalam jiwaku…
Dan nyanyian-nyanyian yang menjemukan masih bersemayam di relungku…
Seakan mengumbar rindu tapi yang kurasa tabu…
Ramadhan yang kueja lewat penaku..
Menghadirkan diriku dalam kosong hampa tanpa ruang..
Hingga syair-syair berkeliaran timbul tenggelam melalui celah gemulai langkah jemariku,
Merona, tak sadar aku telah kasmaran dalam cintaMu
Rabbku,
Aku tak ingin mengumbar ragu di sini…
Ingin kujamah keanggunan RamadhanMu..
Entah, mungkin kehadiranku dalam RamadhanMu tak sekedar kisah..
Sesaat saja Kau pasti menjemputku hingga ronaku itu meredup..
Lelap..
Yogyakarta, 10 Juli 2011
Baca Selengkapnya...
Rabbku…,
Aku bersyukur Kau masih mengizinkanku hadir di RamadhanMu…
kini aku berhasrat ada di dekapannya yang tak kusampaikan di waktu lalu..
Walau sejenak, ingin kunikmati setiap tetes embunMu di tengah dahagaku..
Dan kubalut tubuhku dengan harmoni cintaMu..
Hingga yakin kutemukan Ramadhanku..
Tapi, aku masih bertanya-tanya…
Mungkinkah Ramadhanku bisa mengartikan cintaku..?
Saat di lain waktu aku tak dapat meluangkan rasa cintaku…
Saat di lain tampat aku hanya berceloteh ria dengan nyanyianku..
Memaki, mencaci.., hingga terlontak keangkuhan dalam jiwaku…
Dan nyanyian-nyanyian yang menjemukan masih bersemayam di relungku…
Seakan mengumbar rindu tapi yang kurasa tabu…
Ramadhan yang kueja lewat penaku..
Menghadirkan diriku dalam kosong hampa tanpa ruang..
Hingga syair-syair berkeliaran timbul tenggelam melalui celah gemulai langkah jemariku,
Merona, tak sadar aku telah kasmaran dalam cintaMu
Rabbku,
Aku tak ingin mengumbar ragu di sini…
Ingin kujamah keanggunan RamadhanMu..
Entah, mungkin kehadiranku dalam RamadhanMu tak sekedar kisah..
Sesaat saja Kau pasti menjemputku hingga ronaku itu meredup..
Lelap..
Yogyakarta, 10 Juli 2011
